KONTAK SAYA

Email Twitter Facebook

TELUSURI

GALERI FOTO

Kategori Arsip Daftar Isi

MULAI DARI SINI

Pelayanan Portfolio Pembayaran

Home » » Pernyataan FUI tentang Penculikan Aktivis

Pernyataan FUI tentang Penculikan Aktivis

Waikabubak Sumba

Ini Dia Pernyataan FUI tentang Penculikan Aktivis Masjid, Sunarto, oleh Densus 88

Shodiq Ramadhan | Minggu, 28 Oktober 2012 | 23:25:44 WIB | Hits: 659 | 6 Komentar
PERNYATAAN FUI
Terkait Penangkapan Sdr Nanto, Pengurus Masjid Baitul Karim, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta



Kami menyesalkan penangkapan terhadap saudara Sunarto (Nanto), pengurus Masjid Baitul Karim (MBK) yang sedang membagi daging kurban saat perayaan Idul Adha, Sabtu siang (27/10/2012) di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ini jelas sudah merupakan tindakan pelecehan terhadap pelaksanaan ibadat umat Islam, yakni penyembelihan korban dan pembagiannya sebagai perintah Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.

Apalagi jelas yang bersangkutan tidak melakukan tindakan yang mereka tuduhkan, dan tidak ditemukan bom yang mereka tuduhkan dalam penggerebekan di rumah kontrakan di Palmerah maupuin di rumah orang tuanya di depan Masjid Baitul Karim Jalan Kebon Kacang XIV Jakarta.

Tindakan Densus 88 ini jelas mengarah pada terorisasi pengurus/aktivis masjid dan pelaku ibadah, serta bentuk teror kepada umat Islam. Apalagi disiarkan secara luas bahwa sdr Sunanto adalah anggota dari teroris. Termasuk dikaitkan dengan organisasi "HASMI" dimana sdr Sunanto bukan anggota "HASMI" yang dituduh sebagai teroris kelompok baru. Ini menunjukkan cara kerja Densus yang mengandung unsur kesengajaan membuat citra buruk gerakan Islam dan mencoreng institusi Polri yang baru-baru ini diguncang isu korupsi besar-besaran setelah kasus Korlantas yang menyeret nama Irjen Pol Djoko Susilo.

Khusus mengenai sdr Sunanto kami mengenalnya sebagai pengurus masjid biasa dan tak termasuk anggota organisasi apapun yang melakukan atau dituduh melakukan tindakan terorisme. Bahkan yang bersangkutan adalah penderita penyakit asma yang rentan kambuh.

Untuk itu kami meminta Kapolri untuk menjaga keselamatan dan kesehatannya dan kami minta tim MER-C sebagai relawan kemanusiaan supaya mendampingi sdr Sunanto untuk menjaga kesehatannya.

Selanjutnya kami menghimbau para pimpinan ormas Islam, ulama, habaib dan seluruh pengurus DKM untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan serta merapatkan barisan dalam mengahadapi provokasi dan intimidasi dari unsur-unsur Islamophobia yang henak mengkriminalisasi dan menterorisasi umat Islam, khususnya para ulama, mubaligh, pengurus dan aktivis masjid. Wamakaruu wamakarallah wallahu khairul maakirin. 

Sumber : http://www.suara-islam.com 


0 Saran Dan Kritik:

Poskan Komentar

Entri Populer

 
© 2010-2015 Islam Agamaku
Desain by OTIN | Islam Agamaku | Powered by Harian Islam