KONTAK SAYA

Email Twitter Facebook

TELUSURI

GALERI FOTO

Kategori Arsip Daftar Isi

MULAI DARI SINI

Pelayanan Portfolio Pembayaran

Home » » Terbukti Adanya Tuhan dan Saiton

Terbukti Adanya Tuhan dan Saiton

rahmad noer


Islam AgamakuMinggu ini media massa mendadak dihebohkan dengan pemberitaan kekedua orang yang memiliki nama Tuhan dan Saiton. Bahkan Majelis ‘Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama (PBNU) sampai turun tangan dan meminta agar mereka menganti namanya.
Bahkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid mengatakan, MUI dan PBNU harusnya tak perlu pusing meminta agar kedua orang tersebut mengganti namanya. Menurut Sodik, tak ada yang salah dengan nama mereka terlebih nama tersebut juga tak melanggar syariat Islam.
"Dari sisi aqidah dan syariat Islam saya melihat tak ada pelanggaran kecuali jika namanya Allah," ujar Sodik, Jumat (28/8/2015).
Jika kedua orang tersebut tak ingin mengganti nama, sambung Sodik, maka MUI dan PBNU harus membiarkannya, lantaran jika memaksa sama saja melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). "Jadi soal nama tak ada pelanggaran sama sekali," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menganjurkan agar pemilik nama Tuhan dan Saiton mengganti namanya. Kedua nama tersebut dinilai tak etis bagi manusia. Menurut dia, jangankan Tuhan dan Saiton, Nabi Muhammad saja pernah melarang sahabatnya, Ali bin Abi Thalib, memberi nama anaknya dengan kata Harb, yang berarti perang.
Sementara itu, Ketua MUI Jawa Timur, KH Abdussomad Bukhori menegaskan, agar Tuhan mengganti namanya. Tujuannya agar nama tersebut tak mengandung penafsiran yang salah.
Publik memang dihebohkan dengan adanya seorang pria asal Banyuwangi yang bernama Tuhan. Hal ini bermula di media sosial Facebook setelah seorang netizen mengunggah KTP tukang kayu yang bernama Tuhan.
Belakangan juga muncul lagi pria asal Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang bernama Saiton. ‎Dia merupakan ahli teknik komputer di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Palembang yang bergelar Magister Administrasi Publik.
Sebagai muslim kita jangan menghakimi orang yang mempunyai nama tersebut, sebaiknya kita memberikan pemahaman kepada pemilik nama tersebut agar mengerti arti namanya sendiri. Sehingga dengan kesadaran mereka dapat menjelaskan makna nama yang ia miliki.


0 Saran Dan Kritik:

Poskan Komentar

Entri Populer

 
© 2010-2015 Islam Agamaku
Desain by OTIN | Islam Agamaku | Powered by Harian Islam