KONTAK SAYA

Email Twitter Facebook

TELUSURI

GALERI FOTO

Kategori Arsip Daftar Isi

MULAI DARI SINI

Pelayanan Portfolio Pembayaran

Home » , » Pemualafan Terbesar di Nigeria - Pendeta Dan Ratusan Pengikutnya Masuk Islam

Pemualafan Terbesar di Nigeria - Pendeta Dan Ratusan Pengikutnya Masuk Islam

rahmad noer

ISLAM AGAMAKU - Fenomena pemualafan terbesar dari Kristen ke Islam, salah satu pendeta Ruanda dan 480 pengikut jemaatnya memeluk Islam, dan menjadi perkembangan agama tercepat di dunia dan memperluas kehadiran Islam di benua Afrika.
Seperti dilansir onislam, beberapa media melaporkan Salim Mikdad, salah satu mantan pendeta, memeluk Islam setelah memperdalam keyakinannya dari para sarjana Muslim.
Ia berhasil meyakinkan 480 pengikut jemaatnya untuk mengambil keputusan serupa akhir Agustus, tepatnya tanggal 25 Agustus lalu. Setelah mereka berganti keyakinan, gerejaa itu pun berubah menjadi masjid.
Insiden terbaru ini terjadi di tengah serangkaian konversi serupa di Ruanda. Sebagai negara Kristen, Ruanda telah memperlihatkan peningkatan bertahap dalam populasi Muslim.
Sekitar 56,9 persen dari masyarakat Ruanda adalah Katolik Roma, 26 persen adalah Protestan, 11,1 persen adalah Seventh day Adventist dan hanya 4,6 persen yang Muslim. Kebanyakan dari mereka merupakan Sunni.
Kenaikan tajam dalam populasi Muslim mengikuti genosida pada tahun 1994 di negara itu, ketika kedua gerejaa Katolik dan Protestan dituduh membantu membuat pembunuhan sekitar 800 ribu orang.
Gerejaa menjalankan politik etnis sendiri, mendukung Tutsi selama periode kolonial dan beralih kesetiaan kepada Hutu setelah tahun 1959, yang mengirim pesan kalau diskriminasi etnis adalah konsisten dengan ajaran gerejaa.
Antara April dan Juli 1994, ekstrimis Hutu Ruanda melakukan kampanye terorganisir yang bertujuan memusnahkan minoritas Tutsi. Human Rights Watch sendiri menjelaskan genosida Ruanda sebagai salah satu episode yang paling menakutkan dari kekerasan etnis, yang ditargetkan dalam sejarah dunia baru-baru ini.

referensi : republika


0 Saran Dan Kritik:

Poskan Komentar

Entri Populer

 
© 2010-2015 Islam Agamaku
Desain by OTIN | Islam Agamaku | Powered by Harian Islam