KONTAK SAYA

Email Twitter Facebook

TELUSURI

GALERI FOTO

Kategori Arsip Daftar Isi

MULAI DARI SINI

Pelayanan Portfolio Pembayaran

Home » , » Austria Mejemput Islam

Austria Mejemput Islam

rahmad noer

Islam Agamaku - "Bukan Islam yg datang ke Austria, melainkan Austria yg datang ke Islam. Lebih tepatnya, ke Bosnia," kata Vedran Dzihic & Thomas Schmidinger dalam Looming Shadows : Migration and Integration at a Time of Upheaval. Negeri ini memang lah mempunyai riwayat yg agak berlainan dibanding negara-negara Eropa lain.

Di Austria, pernyatan status Islam bukanlah hasil kerja imigran Muslim terhadap 1960-an & 1970-an, melainkan hasil dari jalinan bersejarah antara Austria & negara-negara Balkan, khususnya Bosnia-Herzegovina.(Baca juga : Cahaya Islam untuk Austria Terhambat Setelah Kekalahan Usmani)

Terhadap 1878, Kekaisaran Austria-Hongaria menduduki Bosnia & Herzegovina yg semula adalah salah satu propinsi Kekhalifahan Ottoman. Aneksasi wilayah ini dengan cara resmi berlangsung terhadap 1908. Utk mula-mula kalinya dalam peristiwa, Monarki Habsburg dihadapkan kepada tantangan mengintegrasikan banyaknya akbar Muslim ke wilayah mereka.

Satu Buah konvensi bersama pemerintahan Ottoman selanjutnya ditandatangani. Isinya, Kekaisaran Austria-Hongaria dapat menjamin kebebasan beragama dari teritori yg ditaklukkan.

Hukum Islam yg mula-mula kali dibuat kepada 1912 bertujuan mengintegrasikan ribuan Muslim yg dengan cara resmi berada dibawah kekuasaan Kekaisaran Austria-Hongaria. Terhadap Pasal 1 dikatakan, "Islam dipercaya yang merupakan suatu populasi agama" & diberikan "perlindungan hukum yg sebagaimana yg diberikan terhadap populasi agama lain di Austria." Negeri berkewajiban melindungi tradisi istiadat, falsafah, & Instansi Islam di negeri itu.

Menurut Martina Schmied, "Islam in Osterreich" dalam Islam, Islamismus und islamischer Extremismus, hukum Islam 1912 itu setidaknya memberikan empat jaminan bagi Muslim Austria. Mula-mula, jaminan menjalankan aliran Islam di lingkungan publik (contohnya, falsafah Islam di sekolah-sekolah).

Ke-2, pendirian Instansi keislaman. Ke-3, penentuan administrasi buat masalah-masalah husus. Terakhir, hak mendapat perlakuan yg sama bersama Katolik Roma & anggota komune agama lain. (Baca juga : Loncatan Ekonomi Dongkrak Komunitas Islam Austria)

Perubahan geopolitik Pasca-Perang Dunia I mengubah lanskap negeri itu. Kekaisaran Austria-Hongaria pecah, menyisakan sedikit Muslim di negeri yg setelah itu dinamakan Austria. Kendati begitu, akhir monarki Austria-Hongaria kepada 1918 tak mengambil perubahan pada status pernyatan Islam.

Hukum yg sudah berumur satu abad ini diamandemen setahun silam. Menurut Menteri Luar Negara Austria Sebastian Kurz, langkah itu diambil sbg upaya buat mempromosikan Islam berkarakter Eropa & memerangi pertumbuhan Islam radikal.


0 Saran Dan Kritik:

Poskan Komentar

Entri Populer

 
© 2010-2015 Islam Agamaku
Desain by OTIN | Islam Agamaku | Powered by Harian Islam