KONTAK SAYA

Email Twitter Facebook

TELUSURI

GALERI FOTO

Kategori Arsip Daftar Isi

MULAI DARI SINI

Pelayanan Portfolio Pembayaran

Home » » Jangan Dukung Parpol Islam

Jangan Dukung Parpol Islam

Waikabubak Sumba

Jangan Dukung Parpol Islam, Kecuali…

Hasil Survei LSI yang menyimpulkan Partai Islam dan partai berbasis massa Islam bakal tergusur semua dari parlemen dalam pemilu 2014 memang pahit. Lebih-lebih ditambah lecehan sinis budayawan Ridwan Saidi terhadap partai Islam dan ketidakmampuan salah seorang aktivis Partai Islam menangkis dan membalas serangan Ridwan yang mantan politisi “kutu loncat” itu dalam suatu talkshow di TV. 

Namun sembari jengkel membaca hasil “mainan” lembaga survey yang terbukti keliru memprediksi Foke dalam pilkada DKI kemarin maupun berbagai komentar miring yang ingin mengubur parpol Islam, kadang-kadang kita bisa memahami kenapa orang melecehkan Parpol Islam.   

Haji Chep Hernawan, Ketua DPP Gerakan reformis Islam (GARIS) yang selama ini concern pada perjuangan melawan Ahmadiyah dan aliran sesat lainnya di Jawa Barat serta membendung Kristenisasi baru-baru ini mengeluhkan perilaku kader Parpol Islam yang begitu dapat kekuasaan yang ironisnya justru meresmikan “Adu Domba” di Cianjur. “Khan kita dilarang memasyarakatkan adu domba dan mengadudomba masyarakat!” ungkap Heji Chep kepada Suara Islam yang bertandang ke rumahnya di kota Cianjur minggu lalu. 

Ada kisah menarik dari Bogor. Seorang anggota DPRD Kota Bogor, Ibu Khodijah namanya, dengan LSM kesehatan yang para aktivisnya nongkrong di rumah-rumah sakit, memberikan bantuan pengurusan Jamkesmas kepada kaum miskin sehingga mereka terlayani jaminan kesehatannya dengan baik tanpa hambatan birokrasi. Mereka memberikan layanan kepada masyarakat secara gratis. Dari mana dananya?  “Khan sudah ada dana pemerintah?” demikian tegas anggota Bu Khodijah kepada koresponden Suara Islam di Bogor. Bu Khodijah sangat beken di kalangan bawah yang butuh layanan kesehatan gratis. Sayang Bu Khodijah ini bukan kader Parpol Islam. Kader Parpol Islam pada kemana? 

Apakah Parpol Islam sudah tanpa harapan?  Tidak ada putus asa dalam kamus orang-orang mukmin (lihat QS. Yusuf 87). 

Dan jangan ada kata ‘minder’ dalam diri umat Islam, ormas Islam, parpol Islam, kalau mereka benar-benar yakin bahwa Islam adalah jalan hidup yang benar, syariat Islam adalah satu-satunya solusi permasalahan bangsa (lihat QS. Ali Imran 139).

Parpol Islam harapan umat yang bagaimana?

Alhamdulillah, sejumlah partai Islam dan berbasis massa Islam, seperti PKB, PBB, PAN, PKS dan PPP oleh KPU dinyatakan lolos verifikasi administrasi untuk pemilu 2014. Parpol Islam harus segera berbenah dan mengambil langkah strategis dan taktis untuk mengambil kepercayaan umat. 

Untuk dapatkan kepercayaan umat dan menjadi mesin politik Islam yang handal, Sekjen FUI KH Muhammad al Khaththath menyarankan agar partai-partai Islam (PKS, PPP, dan PBB) maupun berbasis massa Islam  (PKB dan PAN) memperhatikan hal-hal asasi yakni 1) menetapkan tujuan partai  yang terdefinisi dengan jelas; 2) menetapkan metode mencapai tujuan partai; 3) membangun kader partai yang militan; dan 4) menggalang dukungan umat untuk bersama-sama parpol merealisasikan tujuan parpol. 

Terkait poin pertama, parpol Islam menetapkan pemikiran Islam (fikrah islamiyyah) yang menentukan tujuan serta menjadi asas untuk menyatukan masyarakat dengan parpol Islam.  Dalam hal ini perlu penetapan asas dan tujuan parpol Islam yang terdefinisi dengan jelas, misalnya asas Parpol Islam adalah aqidah Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. Tujuannya adalah mewujudkan syariat Islam sebagai hukum yang formal konstitusional di NKRI yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, Lailahaillallah Wahdahu Laa Syarikalah Lahul Mulku Walahul Hamdu wahuwa ala kulli Syaiin Qadir.

Pemikiran yang diemban dan diperjuangkan oleh Parpol Islam jelas, yakni seluruh pemikiran hukum Islam dalam kehidupan bernegara, yakni ideology, politik, ekonomi, sosial, hukum, budaya, pertahanan, dan keamanan. Dalam menetapkan pemikiran Islam (fikrah Islamiyyah) yang diperjuangkan, parpol Islam tidak boleh kompromi dengan pemikiran lain. Dengan demikian pemikiran parpol Islam bisa dibedakan dengan ide-ide parpol sekuler yang menolak berlakunya syariat Islam dalam kehidupan bernegara di NKRI.   

Terkait poin kedua, parpol Islam menyusun cara-cara (thariqah) perjuangan parpol Islam ideologis untuk meraih tujuannya. Parpol Islam tidak perlu minder dan terpengaruh oleh kesimpulan survey kaum sekuler yang punya misi agar Parpol Islam melepaskan karakter ideologisnya. Parpol Islam harus istiqomah dalam garis perjuangan sebagai parpol yang setia dengan aqidah dan syariat Islam. Parpol Islam harus memiliki pemimpin partai yang faham betul tentang aqidah dan syariat Islam dan implementasinya dalam kehidupan sehingga mampu menjawab segala permasalahan bangsa dengan sudut pandang Islam, mampu melakukan konfrontasi pemikiran dengan ide-ide sekuler yang bertentangan dengan Islam, mampu melakukan kritik terhadap kebijakan rezim sekuler yang bertentangan dengan syariat Islam atau tidak berpihak kepada kemaslahatan umat, serta memberikan solusi Islami sebagai alternative kebijakan. Pemimpin yang mampu menarik simpati umat dan membawa umat kepada jalan bahagia dunia akhirat. Bisa saja parpol Islam melakukan Muktamar Luar biasa (MLB) untuk menunjuk pemimpin yang memiliki persyaratan di atas. 

Terkait poin ketiga, parpol Islam harus memproduksi para kader militant. Para kader parpol Islam harus memiliki pemahaman Islam yang baik, punya keyakinan akan kebenaran aqidah dan hukum syariat Islam dalam berbagai aspek kehidupan sebagai solusi, serta memiliki tekad baja dalam perjuangan mewujudkan syariat Islam agar menjadi hukum yang diterapkan secara formal konstitusional di NKRI. Pelatihan-pelatihan untuk para kader dengan materi aqidah, syariah dalam bidang ipoleksobudhankam, dan sirah perjuangan Rasulullah saw. dan para sahabat Nabi saw. perlu dibuat secara regular dan kontinyu. Para kader militant ini sangat penting dalam menyampaikan ide-ide Islam partai kepada umat serta melakukan penggalangan dukungan dan loyalitas umat untuk meraih tujuan mewujudkan syariah sebagai hukum formal dan konstitusional di NKRI.   

Terkait poin keempat, parpol Islam harus membuat strategi dan program aksi meraih dukungan umat Islam bahkan mensenyawakan pikiran dan perasaan umat Islam dengan ide-ide dan tujuan tegaknya NKRI Bersyariah. Program Aksi meliputi penyadaran umat Islam akan bahaya ide-ide dan peraturan perundangan sekuler yang selama ini telah menyengsarakan kehidupan umat, perlunya diundangkannya syariah sebagai perundangan yang formal dan konstitusional, dan perlunya presiden NKRI yang mendekritkan berlakunya NKRI Bersyariah. Umat yang sadar dikonsolidasikan dalam basis-basis pemikiran dan politik umat sehingga umat siap dan setia berjuang bersama parpol Islam mewujudkan tujuan di atas. Insyaallah penguasa sekuler mau tidak mau harus menyerahkan kekuasaan mereka kepada pemimpin Islam pada pemilu 2014.  

Ketua Umum DPP FPI Habib Rizieq Syihab yakin Parpol Islam akan dapat dukungan umat dan menang dalam Pemilu 2014 jika bersatu dalam satu Partai Islam saja. Semua Ormas Islam wajib mendukung dan memenangkannya. Partai Islam wajib tampil sebagai Partai Islam sejati. Caranya, sampaikan saja kepada umat Islam secara terbuka bahwa jika Partai Islam berkuasa, maka semua Aliran Sesat dilarang, koruptor dihukum potong tangan hingga hukum mati, narkoba dihukum berat, pabrik Miras ditutup, perjudian dilarang, pelacuran dibasmi, semua maksiat disikat, semua kejahatan ditindak tegas. Lalu riba dihapus sehingga semua Bank, Asuransi, Kredit dan aneka perdagangan wajib bebas riba.

Pendidikan dan Kesehatan gratis untuk rakyat tidak mampu. Subsidi buat rakyat tetap dipertahankan. Lapangan kerja di dalam negeri dibuka seluas-luasnya. Potensi anak bangsa diutamakan. Perusahaan asing atau pribadi yang menyangkut kebutuhan vital rakyat wajib dinasionalisasika serta hapus utang luar negeri.

Khusus wanita, berikan perlindungan khusus. Bagi muslimah wajib berjilbab, bagi non muslimah harus sopan. Sekolah khusus wanita sejak SD hingga Universitas agar terhindar dari pergaulan bebas. Angkutan Umum khusus wanita agar tidak terjadi pelecehan. Berikan wanita pekerja Cuti Haidh, Hamil dan Nifas. Lindungi wanita dari KDRT, jaga hak berkarir mereka. Pelayanan khusus gratis untuk wanita hamil agar melahirkan dengan selamat.

Juga Partai Islam jangan ragu mencalonkan Presiden yang Pro Syariat Islam, baik partisan mau pun non partisan.Intinya, jika Partai Islam menang maka Syariat Islam harus tegak secara Kaffah. Kini saatnya, kita menuju NKRI Bersyariah !

Pimpinan Perguruan As Syafiiyyah KH. Abdul Rasyid AS siap mendukung bila parpol Islam mencalonkan presiden syariah. Bisa dimulai dengan menjaring 10 nama calon presiden syariah sebagai presiden NKRI alternative. Tampung seluruh pandangan para ulama, habaib, zuama, dan aktivis Islam untuk mengerucutkan capres syariah untuk mewujudkan NKRI Bersyariah.  

Sumber : http://www.suara-islam.com 


0 Saran Dan Kritik:

Poskan Komentar

Entri Populer

 
© 2010-2015 Islam Agamaku
Desain by OTIN | Islam Agamaku | Powered by Harian Islam